3 Hal yang Perlu Diketahui dari Sistem HVAC

Salah satu layanan yang disediakan oleh perusahaan pada bidang tata udara adalah kontraktor HVAC. Kontraktor HVAC Medan akan pastikan gedung ataupun bangunan yang memakai jasa mereka mendapatkan instalasi yang terbaik dan memadai untuk menjaga aliran udara maupun temperatur di dalam ruangan gedung.

Sementara, HVAC merupakan singkatan heating, ventilation, dan air conditioning, yang biasanya terkain dengan pendinginan dan pemanasan industry atau perusahaan.

Sebelum Anda memilih dan menggunakan kontraktor HVAC, ada baiknya jika mengetahui lebih dulu tentang sistem HVAC secara lebih lanjut. Maka dari itu, di kesempatan kali ini akan membahas secara singkat tentang sistem tersebut. Berikut pembahasannya!

Pengertian Sistem HVAC

Profesi kontraktor tidak hanya yang berkaitan tentang pembangunan properti atau bangunan. Bidang HVAC  maka kontraktor akan menangani pemasangan perangkat elektronik seperti pendingin udara maupun pemanas, serta alat pengatur sirkulasi udara.

Dengan demikian, kualitas udara mengalir di dalam ruangan atau gedung akan selalu bersih serta dapat cegah penyebaran dari virus yang berbahaya.

Sistem pengondisian udara pada HVAC merupakan aplikasi dari beberapa cabang ilmu tentang Mechanical Engineering. Hal ini memiliki cakupan seperti perpindahan panas, termodinamika, serta mekanika fluida.

Adanya kontraktor HVAC Medan juga dianggap penting untuk berbagai perusahaan atau industri, apalagi yang jalankan operasional di dalam gedung ataupun perkantoran.

Perangkat elektronik, contohnya komputer, mesin produksi, atau AC perlu untuk dijaga kelembapannya dengan sebaik mungkin. Ini bertujuan untuk jaga performa dari perangkat sehingga cegah kerusakan yang parah.

Heating

Heating merupakan suatu sistem pemanas umum dipakai dan diinstal pada daerah yang memiliki iklim dingin atau suhu dingin yang mendominasi. Di Indonesia, pemasangan dari heating memanglah tidak setinggi di berbagai negara empat musim atau sub-tropis.

Namun, tetap masih ada perusahaan atau industri yang manfaatkan heating untuk stabilkan temperatur ruangan.

Heating di HVAC terdiri dari furnace, radiator, boiler, heat pump, serta hydronic. Instalsi heating system oleh kontraktor HVAC, furnace berfungsi untuk menghasilkan panas yang akan di-transfer pada hydrolic. Komponen pada boiler itu bisa tersirkulasi dikarenakan heat pump akan dialirkan ke radiator.

Di sanalah, panas dipindahkan ke udara yang tersirkulasi. Udara itu nantinya digunakan untuk panaskan ruangan.

Ventilation

Memastikan sirkulasi udara merupakan satu dari sekian pekerjaan utama dari kontraktor HVAC. Selain dapatkan udara dengan kualitas terbaik, sistem ventilasi akan bantu untuk keluarkan debu, seimbangkan tingkat kelembapan, usir bau tak sedap dan bakteri, sampai meregenerasi oksigen di ruangan.

Biasanya kontraktor HVAC akan memasang jenis ventilasi mekanis atau forced ventilation. Berbeda dari ventilasi yang alami, ventilasi mekanis ini manfaatkan fan atau kipas untuk tunjang proses sirkulasi udara di ruangan yang tertutup. Terutama pada gedung atau perindustrian besar, banyak ruangan tak punya tata udara baik.

Kontraktor HVAC pun sering menangani ruangan dapur serta kamar mandi. Ventilasi dipasar di area dapur memiliki peran untuk hisap asap kompor, lalu dibuang keluar. Sedangkan ventilasi di area kamar mandi akan bantu untuk hilangkan bau yang tidak sedap dari kelembapan terlalu tinggi ataupun dari kotoran.

Air Conditioning

Dapat dikatakan AC atau air conditioning merupakan sistem HVAC terumum serta sering dipakai oleh masyarakat Indonesia. Kebanyakan AC sudah menggunakan prinsip siklus mesin pendingin terdiri dari kompresor, heat exchanger, refrigerant, serta katup ekspansi. Namun, perlu untuk Anda ingat jika AC yang diinstal di rumah tentunya berbeda dengan yang ada di perkantoran.

AC untuk gedung perkantoran mempunyai komponen liquid chiller. Kontraktor HVAC akan pastikan liquid chiller dapat serap panas udara yang bersirkulasi melalui heat exchanger. Proses ini berlangsung di komponen Air Handling Unit. Lalu, panas dari liquid exchanger akan diserap oleh refrigerant melalui heat exchanger yang lain. Proses pendinginan yang bertingkat ini yang nantinya akan diurus oleh kontraktor HVAC.

Lalu, mengapa AC untuk gedung perkantoran atau gedung besar manfaatkan liquid chiller? Itu karena, udara bersirkulasi di tempat itu punya volume besar, dan liquid chiller dinilai lebih efisien di dalam menghemat energi. Itu berarti, tagihan listrik tidak akan terlalu banyak dan membengkak, serta dapat tekan pengeluaran.

Baca juga : Ini Dia, 5 Alasan Kenapa Harus Menggunakan Kontraktor HVAC Jakarta

Sistem HVAC memang akan diurus oleh kontraktor HVAC Medan, tapi agar mengetahui fungsi yang sebenarnya dan paling tepat untuk sistem tersebut, Anda memang sebaiknya mengetahui lebih banyak tentang HVAC.

Baiklah, demikian sharing kita kali ini terkait Sistem HVAC untuk Kontraktor HVAC Medan. Semoga bermanfaat untuk semuanya ya. Terima kasih!

Tinggalkan komentar