Pengertian Manajemen Strategi

√ Pengertian Manajemen Strategi Menurut Para Ahli, Tujuan dan Fungsi

Posted on

Pengertian Manajemen Strategi Menurut Para Ahli – Para pakar manajemen memiliki definisi manajemen strategis masing-masing. Dari buku Strategic Management karya Nicholas S. Majluk dan Arnoldo C. Hax, manajemen strategis bisa dimaknai sebagai cara memandu perusahaan untuk mencapai sejumlah sasaran. Mulai dari nilai & tanggung jawab korporasi, kapabilitas manajerial, hingga sistem administrasi yang berkaitan dengan pengambilan keputusan strategis dan operasional di berbagai tingkat hierarki.

Intinya, manajemen strategis adalah serangkaian keputusan dan tindakan mendasar bikinan manajemen tertinggi yang diaplikasikan oleh semua anggota suatu oragnisasi demi terwujudnya tujuan organisasi.

Fokus utama manajemen strategi adalah kepada proses penetapan tujuan sebuah organisasi, membuat dan mengembangkan kebijakan serta perencanaan untuk mencapai tujuan, serta mengalokasikan sumber daya yang dimiliki untuk menerapkan kebijakan tersebut.

Pengertian Manajemen Strategi Menurut Para Ahli

Pengertian Manajemen Strategi Menurut Para Ahli, Tujuan dan Fungsi

Berikut ini adalah beberapa pengertian Manajemen Strategi Menurut para ahli yang kami rangkum dari berbagai sumber :

Menurut J. David Hunger

“Strategic Management is that a set of managerial decisions and actions that determines the long-run performance of a corporation”, dan jika diterjemahkan secara bebas maka Manajemen strategis adalah serangkaian keputusan dan tindakan yang menentukan kinerja perusahaan dalam jangka panjang manajerial.

Menurut Nawawi

Manajemen strategi adalah Perencanaan berskala besar (disebut perencanaan strategis) yang berorientasi untuk mencapai masa depan yang jauh (disebut visi), dan didefinisikan sebagai keputusan pemimpin tertinggi ini (keputusan yang fundamental dan pokok), sehingga memungkinkan organisasi untuk berinteraksi secara efektif (disebut misi), dalam upaya untuk menghasilkan sesuatu (perencanaan operasional untuk menghasilkan barang dan / atau jasa serta layanan) kualitas, optimasi diarahkan pada pencapaian tujuan (disebut tujuan strategis) dan sasaran (tujuan operasional) organisasi.

Menurut Gregory  G Dees (Djaslim Saladin, 2003)

Manajemen strategi adalah kombinasi dari tiga kegiatan analisis strategi, perumusan strategi dan strategi implentasi.

Menurut Pearch (1997)

Dikatakan bahwa manajemen strategi adalah pengumpulan dan tindakan yang menyebabkan perumusan (formulasi) dan pelaksanaan (implementasi) rencana yang dirancang untuk mencapai tujuan organisasi.

Menurut Thomas L. Wheelen

Manajemen strategis adalah serangkaian keputusan dan tindakan yang menentukan kinerja perusahaan dalam jangka panjang manajerial.

Menurut Robinson (1997)

Manajemen strategi adalah seperangkat strategi dan tindakan yang menyebabkan perumusan (formulasi) dan pelaksanaan (implementasi) rencana yang dirancang untuk mencapai tujuan organisasi.

Menurut Fred R. David

Manajemen strategi adalah seni dan ilmu merumuskan, melaksanakan, dan mengevaluasi keputusan lintas fungsional yang memungkinkan organisasi untuk mencapai tujuan.

Menurut Husein Umar (1999 : 86)

Manajemen strategis sebagai suatu seni dan ilmu dalam hal pembuatan (merumuskan), aplikasi (aplikasi) dan evaluasi (evaluasi) keputusan strategis antara fungsi yang memungkinkan organisasi untuk mencapai tujuan di masa depan.

Menurut Alex Miller (2003)

Manajemen strategi adalah suatu proses kombinasi antara tiga aktivitas yaitu analisis strategi, perumusan strategi dan implentasi strategi

Menurut Michael A. Hitt (1997,XV).

Manajemen strategis adalah proses untuk membantu organisasi dalam mengidentifikasi apa yang ingin mereka capai, dan bagaimana mereka harus mencapai hasil yang berharga.

Menurut Robert E. Hoslisson (1997,XV)

Manajemen strategis adalah proses membantu organisasi dalam mengidentifikasi  yang ingin mereka capai, dan bagaimana mereka harus mencapai hasil yang bernimai.

Menurut R. Duane Ireland (1997,XV)

Manajemen strategis adalah proses untuk membantu organisasi dalam mengidentifikasi apa yang ingin mereka capai, dan bagaimana seharusnya mereka mencapai hasil yang bernilai.

Menurut Michael Polter

Strategi manajemen adalah sesuatu yang membuat perusahaan secara keseluruhan berjumlah lebih dari bagian-bagian sehingga tidak ada unsur sinergi di dalamnya.

Menurut Porter (1996)

Mendefinisikan strategi sebagai “penciptaan posis unik dan berharga yang diperoleh dengan melakukan serangkaian kegiatan”.

Menurut H. Igor Ansoff

Manajemen strategi adalah analisis logis dari bagaimana perusahaan dapat beradaptasi dengan lingkungan baik ancaman dan peluang dalam berbagai kegiatan.

Menurut  Wiliam F. Gluech (1998)

Manajemen Strategis adalah sejumlah keputusan dan tindakan yang mengarah pada perumusan strategi atau sejumlah strategi yang efektif untuk membantu mencapai tujuan perusahaan.

Menurut  Lawrence R. Jauch (Manajemen Strategis dan Kebijakan Perusahaan, 1998)

Manajemen Strategis adalah sejumlah keputusan dan tindakan yang mengarah pada perumusan strategi atau sejumlah strategi yang efektif untuk membantu mencapai tujuan perusahaan.

Apa Saja Fungsi Manajemen Strategi?

Berikut ini adalah beberapa fungsi manajemen strategi yang harus kita ketahui, diantaranya:

  • Menghasilkan keputusan terbaik.
  • Meningkatkan kemampuan perusahaan dalam menghadapi berbagai permasalahan yang ada.
  • Membuat perusahaan lebih mudah beradaptasi dengan perubahan yang terjadi.
  • Membuat manajemen perusahaan menjadi lebih peka terhadap ancaman eksternal.
  • Menjadikan perusahaan lebih profitable.
  • Mencegah timbulnya masalah yang berasal dari dalam dan luar perusahaan.
  • Membuat perusahaan dapat melaksanakan semua aktivitas operasional secara lebih efisien dan efektif.
  • Memperbaiki pengertian pegawai atas penghargaan produktivitas dalam setiap perencanaan strategi.

Tujuan Manajemen Strategi

Beirku ini adalah tujuh tujuan manajemen strategi yang harus kita ketahui, yaitu:

  1. Memberikan arah jangka panjang perusahaan yang bakal dicapai.
  2. Membantu perusahaan beradaptasi pada setiap perusahaan.
  3. Membuat kinerja perusahaan menjadi lebih efektif.
  4. Mengaplikasikan dan mengevaluasi strategi yang disepakati dengan efektif dan efisien.
  5. Membuat strategi baru untuk menyesuikan dengan perkembangan lingkungan eksternal.
  6. Meninjau ulang kelebihan dan kelemahan serta mencermati peluang dan ancaman bisnis perusahaan.
  7. Berinovasi pada produk dan layanan sehingga selalu disukai oleh konsumen.

Proses dan Tahapan Manajemen Strategi 

David (2011:6) menjelaskan bahwa proses manajemen strategis terdiri dari tiga tahapan, yaitu :

a. Perumusan Strategi (Strategy Formulation)

Perumusan strategi adalah tahap awal pada manajemen strategi, yang mencakup mengembangkan visi dan misi, mengidentifikasi peluang eksternal organisasi dan ancaman, menentukan kekuatan dan kelemahan internal, menetapkan tujuan jangka panjang, menghasilkan strategi alternatif, dan memilih strategi tertentu untuk mencapai tujuan.

b. Implementasi Strategi (Strategy Implemented)

Implementasi strategi adalah tahap selanjutnya sesudah perumusan strategi yang ditetapkan. Penerapan strategi ini memerlukan suatu keputusan dari pihak yang berwenang dalam mengambil keputusan untuk menetapkan tujuan tahunan, menyusun kebijakan, memotivasi karyawan, dan mengalokasikan sumber daya sehingga strategi yang dirumuskan dapat dilaksanakan.

Baca Juga : Pengertian Manajemen, Fungsi,Tujuan serta Prinsip Manajemen (Lengkap)

Pada tahap ini dilakukan pengembangan strategi pendukung budaya, merencanakan struktur organisasi yang efektif, mengatur ulang usaha pemasaran yang dilakukan, mempersiapkan budget, mengembangkan dan utilisasi sistem informasi serta menghubungkan kompensasi karyawan terhadap kinerja organisasi.

c. Evaluasi Strategi (Strategy Evaluation)

Evaluasi strategi adalah tahap akhir dalam manajemen strategis. Manajer sangat membutuhkan untuk tahu kapan strategi tertentu tidak bekerja dengan baik; Evaluasi strategi adalah alat utama untuk memperoleh informasi ini. Hal tersebut dapat dilakukan dengan penilaian atau melakukan proses evaluasi strategi.

Baca Juga : √ 25+ Pengertian Manajemen Sumber Daya Manusia, Fungsi & Tujuan

Dalam penilaian strategi terdapat tiga aktivitas penilaian yang mendasar, yaitu: Peninjauan ulang faktor-faktor eksternal dan internal yang menjadi landasan bagi strategi saat ini, Pengukuran kinerja, dan  3). Pengambilan langkah korektif. Penilaian strategi sangat diperlukan oleh suatu perusahaan karena strategi yang berhasil untuk saat ini tidak selalu berhasil untuk di masa yang akan datang.

Karakteristik Manajemen Strategik

Pada umumnya manajemen ini sungguh berbeda dengan lainnya dimana manajemen strategi ini senantiasa menyikapi dinamika terjadinya suatu perubahan lingkungan sehingga bisa mempengaruhi terhadap implementasi manajemen itu sendiri.

Baca Juga : √ 18 Pengertian Manajemen Pemasaran, Konsep, Fungsi dan Tujuan 2020

Nah, berikut ini adalah beberapa karakteristik yang dimiliki Manajemen strategi, yaitu:

  • Berorientasi masa depan.
  • Berhubungan dengan unit bisnis yang kompleks.
  • Batas-batas tugas tidak jelas.
  • Membutuhkan perhatian manajemen puncak.
  • Kebutuhan dan kejelasan tugas sangat tinggi seiring perubahan yang terjadi.
  • Ada target waktu yang jelas.
  • Proses yang dijalankan tidak terpisah dari aktivitas manajerial lainnya.

Apa Saja Manfaat Manajemen Strategi?

Ada bebarapa manfaat yang diperoleh apabaila suatu organisasi dapat menerapkan manajemen strategi, yaitu:

  1. Memberikan arah jangka panjang yang akan dituju.
  2. Membantu organisasi beradaptasi pada perubahan-perubahan yang terjadi.
  3. Membuat suatu organisasi menjadi lebih efektif
  4. Mengidentifikasikan keunggulan komparatif suatu organisasi dalam lingkungan yang semakin beresiko.
  5. Aktifitas pembuatan strategi akan mempertinggi kemampuan perusahaan untuk mencegah munculnya masalah di masa datang.
  6. Keterlibatan anggota organisasi dalam pembuatan strategi akan lebih memotivasi mereka pada tahap pelaksanaannya.
  7. Aktifitas yang tumpang tindih akan dikurang

Perumusan Manajemen Strategi

Perumusan strategi merupakan proses penyusunan langkah-langkah ke depan yang dimaksudkan untuk membangun visi dan misi organisasi, menetapkan tujuan strategis dan keuangan perusahaan, serta merancang strategi untuk mencapai tujuan tersebut dalam rangka menyediakan customer value terbaik.

Beberapa langkah yang perlu dilakukan perusahaan dalam merumuskan strategi, yaitu:

  1. Mengidentifikasi lingkungan yang akan dimasuki oleh perusahaan di masa depan dan menentukan misi perusahaan untuk mencapai visi yang dicita-citakan dalam lingkungan tersebut.
  2. Melakukan analisis lingkungan internal dan eksternal untuk mengukur kekuatan dan kelemahan serta peluang dan ancaman yang akan dihadapi oleh perusahaan dalam menjalankan misinya.
  3. Merumuskan faktor-faktor ukuran keberhasilan (key success factors) dari strategi-strategi yang dirancang berdasarkan analisis sebelumnya.
  4. Menentukan tujuan dan target terukur, mengevaluasi berbagai alternatif strategi dengan mempertimbangkan sumberdaya yang dimiliki dan kondisi eksternal yang dihadapi.
  5. Memilih strategi yang paling sesuai untuk mencapai tujuan jangka pendek dan jangka panjang. (Hariadi, 2005).

Daftar Pustaka

  • David, Fred R. 2011. Strategic Management Manajemen Strategi Konsep, Edisi 12. Jakarta: Salemba Empat.
  • Wheelen, Thomas L., Hunger, J. David. 2010. Strategic Management and Business Policy Achieving Sustainability. Twelfth Edition. Pearson.
  • Hariadi, Bambang. 2003. Strategi Manajemen. Malang: Banyumedia Publishing.
  • Mulyadi. 2001. Akuntansi Manajemen : Konsep, Manfaat dan Rekayasa, Edisi Ketiga.  Jakarta: Salemba Empat.
  • Suwandiyanto, M. 2010. Manajemen Strategi dan Kebijakan Perusahaan. Online.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *